Ulang-Mengulang

Pernah kita
mendaras waktu
dalam genggaman tangan
yang mengirimkan berita
‘aku ada menyimpan kamu
dalam kedalaman rasa tersembunyi’

Jarak waktu
adalah belenggu
hingga kamu tersapu
oleh kedekatan kini
meski tidakkah pesan-pesan
adalah bukti pasti peduli?

Laiknya hati
beruang-ruang
Ruangmu sungguh leluasa
pintunya tak terkunci
hingga tiap kali kukunjungi
hingga hadirmu adalah abadi.

Dua, tiga, empat kata, berganda
Puisi ini adalah ulangan
tentang kamu dan hadirmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s