Keseimbangan

Bukankah rutinitas ini seperti pedang yang terus-menerus menebasmu?
Hanya dalam keriuhan ceriwis di dunia maya mungkin akan tertemukan tamengmu.
Atau lalu tameng itu memelukmu terlalu erat hingga kau tak mau kembali merasakan pedang itu. 
Tampaknya keseimbangan latihan raga musti berlaku
hingga pedang dan tameng bersatu dalam tarian hidup sehari-hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s