Aku Baik-Baik Saja

Bahkan bayangan akan meninggalkanku
dalam kelam malam-malam bersendiriku
lalu buat apa mengerang dalam rindu
dan memilu dalam sedu?

Seperti ketegaran gunung Merbabu
tidakkah aku harus merengkuhnya
dalam filosofi hidupku?
Berdiri tegak, menatap langit, mendada hujan abu
tanpa perlu burung gagak tahu
dan mengabarkannya pada dunia
dalam parau keciapnya.

Sudahlah.
Aku baik-baik saja.
Akan selalu baik-baik saja. 

Terlalu sadis jika menuntut dunia
untuk memayungiku, merengkuhku, memelukku
sementara cakra manggilingan berputar
hingga dunia tenggelam
dalam sibuk dan tantangannya. 

Tenanglah. 
Aku baik-baik saja.
Akan selalu baik-baik saja. 

aku akan diam dalam senyum Dewi Kwan Im
yang selalu bijak menimbang dan memahami kemanusiaan
penuh welas asih dan selalu membuka tangan
akan derita dan keluh dunia.

Ya, ya, ya.
Aku baik-baik saja.
Akan selalu baik-baik saja. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s