Balada Hujan

Sebab hujan tak berdosa, pun ketika ia kau jadikan alasan untuk beragam pengingkaran janji.
Sebab hujan tak mengeluh, pun ketika ia kau tuduh penyebab sengsaramu. 

Lalu ia pergi, bersama musim,
dan kau pun akan merindukannya,
lalu melupakannya
ketika ia kembali
bersama gigil,
bersama basah,
bersama hatinya
yang bersetia mengunjungimu
meski tak selalu tepat waktu 

[Kampus UKSW | di sela hujan, dan musik, dan kerja]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s