Perjumpaan di Titik Nol

karena mimpi dan harapan 4000 kilometer itu
adalah damba akan perjumpaan.
bahkan ketika gemerlapnya menyublim
menuju nadir hingga nihil.

bukankah nadir dan nihil pun
adalah keniscayaan?
sebab tak sekejap pun kita mengelak
hidup ini menuju pada alfa dan omega
titik nol itu sendiri.

— Djendelo Koffie, Jogja

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s