Ingatan

Tentu aku mengingatnya
bukankah pelukan tiba-tibamu
di rinai hujan itu bukan maya, Sayang?

Menikmati gericih hujan
di tempat ketika waktu tak beranjak itu
adalah kenang seratus kenang

Mengeja berita hari ini
di tempat ketika kita menyata
adalah rindu seribu rindu

Membagi tawa dan peluk
di tempat ketika jarak alpa menapak
adalah cita sejuta cita

Waktu, kita, tawa, dan peluk adalah niscaya
yang tak sesiapa akan merampasnya
berhenti berdetik melarut dalam nyaman

Entah kapan kita akan mengulangnya
ketika realitas menebas keras
dan isakku tercekat mencekik menukik dalam malam.

22:22 WIG (Waktu Indonesia bagian Galau)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s