Merindumu

salak anjing ngelangut
sepi menari dalam kabut pilu.
ingatan adalah madu
sendu kelabu tertuju
padamu, buah jiwaku.

lelapkah tidur malammu?
lengan siapakah memelukmu?
mimpi apakah menyelimutimu?

sejauh sukma merajuk
hendak meraih ragamu
kekerasan hatinya merintang
meski pendulum kebijakan
mengayun padaku.

malam ini rindu padamu
dan lagu nina bobomu
kubisikkan lirih senyap
terkirim lewat alunan hati dan pujaku.

esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu. esok bertemu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s