Neutrino Jiwa

Entahlah
di titik ini
semua menghablur
dalam semu ragu.

Jika detik bahagia
adalah neutrino
tarian jiwa
aku lelah
menyelusupkannya
dalam jemari
keabadian.

Ingin merebah
dalam suasana
namun nyata
menyalak susul-menyusul
semacam alarm
pengingat nestapa.

Mimpi tak lagi
merupa pagi ini
meski matahari
elok melenggang
di lazuardi
dan gemilangnya
adalah cemooh
yang menggerayangi
mata batin.

Lelah bolehkah berhenti?

Jogja-Salatiga, 4 November 2012, 5:55 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s