SUARA RINDU CANDU HARU

Oleh: Neny Isharyanti, Rifa Newton Vasquez, Puteri Salju Rahysta, Lala di Batas Maya, Chuppy Alfiani, dan Akar Hujan

Rindu menyeru ke tumpukan batu pilu
: suara itu candu manis madu hariku
Rindu menderu mengalahkan harga diriku
: bayangmu tak berujung karena pangkal pun tak kutemu

Suara menjadi candu
Suara mendengarku bicara
Suara menyeruku di sana
Suara menyambutku bersuara
Suara-suara tak terjamah

kian mengaduk hati gelisah
membayang wajah di pelupuk mata tergoda oleh indahnya suara

Oh, Rindu,
jadilah abu
hanya setelah meronakan hariku
kian terlena dan sempoyongan jiwaku
kian tersungkur mabuk asmara

Apakah zat bernama rindu
itu sehingga menjadi candu?
Sekejap suaramu adalah
candu membawa haru.
: Terima kasih atas rindu candu haru itu.

Dinding KuSas, 4 September 2012

Diterbitkan di Rima News http://www.rimanews.com/read/20120909/74844/rindu-itu-memang-keparat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s