Mimpi Utopia

sebatas mimpi
yang tertuang
dalam hening doa.
bolehkah?

kamu.
aku.
mereka.
: kita.
sederhana saja, bukan?

sebentuk rumah
di kaki gunung itu
sebab itu rumah kita
yang udaranya selalu
kita rindukan
sejak terupanya kita
bermusim-musim lalu
: Salatiga.
sederhana saja, bukan?

sejauh mimpi
yang terentang
dalam lantang doa
mungkinkah?

dan aku bermimpi
dan aku bermimpi
dan aku bermimpi
dalam mimpi panjang utopis
yang aku aminkan dalam nada setengah berteriak
sebab kuasa alam raya tak pernah berhenti mendengar
seutopis apa pun mimpiku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s