Rindu Padamu

+ Mbah Putri

Di nisanmu aku bersimpuh
tersungkur di penggal hidup.
Wajahmu menghablur
namun kenanganmu
mengkristal dalam haru.

Wahai, Perempuan Perkasaku
kupeluk sosokmu dalam rindu.
Kurindu tenangmu mengeja hidup.
Kurindu diammu menakar hidup.
Kurindu senyapmu menapak hidup.

Dan saat ini
dalam sengat hidup
yang tanpa ampun,
kurindui peluk diammu
selewat malam di ranjang besi itu.
: sunyi senyap. Dan mataku terpejam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s