Di Puncak

Rasa itu masih ada
dan mengingatkanku
kau pernah hadir di sana
memacu bersama di lidah-lidah berahi
dan terhempas dalam karma asmara

Metta,
engkaukah itu jiwaku
melebur dalam kehangatan jiwamu?

Mengandaikan waktu milikku
akan kuhentikan ia
saat bersatu denganmu
di puncak gunung itu
cinta
(let me wait for the next RO)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s