Bunga Jiwa (3)

+ DSN

Jiwa yang hampa terhempas di dunia pragmatis.
Dan idealisme adalah masa lalu yang kau kenang dalam haru biru.
Dan pilihan adalah keniscayaan tak tertolak konsekuensinya
yang kau tekuri dan tempuhi dalam laku sufi.
Keikhlasan yang terkata padaku
namun di akhir kabarmu apakah frustrasi sekaligus apatis yang kurasa lewat indraku?
Dan aku cemas,
cemas akan lakumu.
Akankah jiwamu kerontang dihajar peristiwa?
Jika pengertian yang hendak kau hirup
sesekali di ruang jiwamu
akan kutawarkan sepotong kesturi lavender dan kenanga
seperti sore ini.
Jika kau mau.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s