Bunga Jiwa (1)

+DSN

Padamu wahai
bunga jiwa,
telaah apa yang
kucermati
dari bait-bait
kitabmu
yang belum
tuntas
kucecap?

Kedalamannya
tak terukur
hingga aku
gagap
mengejamu
namun
terpesona
dalam pusarannya.

Kehangatannya
menerbitkan
cerah
ketika dinginnya
batin
adalah
rasa
yang mendamba
peluk.

Kata adalah kata
tak terduga maknanya
ketika utopia
adalah suasana
yang mengungkung
keadaan.

(Masih mengejamu
dalam gigil dingin
hati)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s