Mabuk Kata-Kata

Siang ini
di tepian kumemandang
apa yang kulihat adalah
pusaran memabukkan.

nama dan peristiwa adalah
sederet kode yang kupecahkan
dalam hitungan menit
karena bukankah
bahasa itu anugrahku?

tajamnya konklusi
tak perduli pada
hati yang merintih
mengeluh pada Dzat Tertinggi
ketika eureka terjadi.

dan tercabik
dan terserak
dan terjerembab
di comberan kehampaan.

Dan episode kata semalam?
Tidakkah katarsis yang
diberlakukan?
bahwa hanya Dzat Tertinggi
yang punya kuasa mengubah hati?
Dan bahagia itu sempat mengintip
malu-malu dalam hati?

Ah, kata-kata:
kutukan yang memabukkan
terlalu sedikit jadi euforia
terlalu banyak jadi depresia

Aku mabuk, hingga tak bisa berkata-kata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s