Cemburu Tak Mau Tahu

Persetan
segala carut marut
luka hati ini
(memangnya
kau perduli?)

Ketika
bara kemarahan
telah menjadi
api
dan terpercik
di sekam
ia akan
melibas ke
segala penjuru
dan meniupkan
angin kekejaman.

Kesabaran
telah sampai
pada
titik nadir.
Dan di tengah
ketidak berdayaan
aku hanya ingin
berucap

“Aku cemburu”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s