Menulis atau Bicara?

Sejak kapan kita perduli menulis?
Bukankah kita bangsa yang lebih
mau bicara dan mendengar?
Kita ini bangsa yang munafik
Maunya bicara tapi tak mau bicara
di depan penguasa salah.
Kita ini bangsa yang rendah diri
Maunya menulis tapi tak mau menulis
tentang penguasa yang licik.

Jadilah kita bangsa yang bingung
maunya bicara tapi yang dinilai menulis
disuruh menulis tapi lebih suka bicara.

Lalu bagaimana nasibmu wahai Jalu?
di tengah kebingungan orang-orang dewasa di sekitarmu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s